
MALANG, 31 OKTOBER 2025 – Peringatan Bulan Bahasa di SMP Negeri 3 Malang (Bintaraloka) mencapai puncaknya pada hari Jumat, 31 Oktober 2025, dengan digelarnya acara pengumuman pemenang berbagai lomba yang telah dilaksanakan sepanjang bulan. Suasana di aula utama sekolah sungguh riuh dan dipenuhi antusiasme siswa yang tak sabar menanti hasil jerih payah mereka.
Acara yang meriah ini diketuai oleh Ibu Dwi KAA Nur Riyanti, S.Pd., selaku Koordinator Pelaksana. Beliau menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif seluruh siswa. Ibu Dwi sapaan dari beliau, menyampaikan pesan penyemangat yang sangat penting bagi para pemenang dan peserta.
“Bulan Bahasa ini adalah panggung kecil kita untuk berani menunjukkan bakat dan potensi. Bagi para pemenang, jangan berhenti di sini. Jadikan Bulan Bahasa ini sebagai ajang untuk mengasah kemampuan dan talenta kalian, untuk kemudian dibuktikan di event-event yang lebih tinggi lagi,” tegasnya.
Pesan tersebut disambut tepuk tangan meriah, menandakan komitmen siswa Bintaraloka untuk terus mengembangkan kemampuan berbahasa dan literasi mereka.
Siswa kelas 7.9, Felcia Damayanti dan Moses Purwo, berhasil mencatatkan namanya sebagai juara dalam perlombaan sekolah tahun ini, membawa pulang gelar bergengsi yang penuh makna.
Felcia Damayanti, yang berhasil meraih gelar Pemenang Lomba Pidato Bahasa Indonesia, mengungkapkan rasa syukurnya. Kemenangan ini terasa spesial karena diraih setelah melalui perjalanan panjang. “Saya sempat mengikuti lomba pidato serupa di event lain, tetapi belum berhasil menang. Alhamdulillah event kali ini saya menang,” ujar Felcia.

Sementara itu, Moses Purwo, Pemenang Lomba Poster Manual, menunjukkan bakatnya yang telah teruji sejak dini. Ia mengaku sudah terbiasa berkompetisi dalam dunia seni rupa. “Saya bersyukur bisa menang. Bakat ini memang sudah terasah sejak kecil, saya bahkan pernah berpartisipasi dalam lomba menggambar FLS2N di tingkat SD,” tutur Moses.
Berikut adalah daftar pemenang dari berbagai kategori lomba yang diumumkan dengan sorak sorai gembira para peserta:



Semoga Bulan Bahasa ini menjadi inspirasi pagi semua siswa untuk terus bersemangat mengukir prestasi.(Meiyantika )

Bukan bahasa sbg momen anak unt menunjukkan aktualisasi diri dan percaya diri, hingga mereka bisa berdiri tegak menghargai dirinya dan menghadapi segala tantangan dengan gagah berani.