
MALANG -Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan khidmat pada hari Senin (19/1).
Mengusung tema “Meneladani Nabi di Era Digital”, acara ini bertujuan membekali para siswa agar tetap menjaga moralitas dan akhlak mulia di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Acara dimulai pada pagi hari, dipandu oleh dua siswi anggota Badan Dakwah Islam (BDI), Aisyah dan Aqila, sebagai pembawa acara (MC).
Dengan kolaborasi yang ceria, keduanya membuka prosesi peringatan yang dihadiri oleh seluruh warga sekolah.
Kepala SMPN 3 Malang, Drs. Teguh Edy Purwanta, dalam sambutannya menekankan pentingnya mengambil hikmah dari perjalanan luar biasa Rasulullah SAW.
Beliau berpesan agar momentum ini tidak sekadar menjadi seremonial, melainkan menjadi titik balik perbaikan diri bagi siswa.
Suasana semakin syahdu saat Kepala Sekolah memimpin langsung pembacaan sholawat nabi yang diikuti dengan kompak oleh seluruh siswa, guru, dan staf.
Gema sholawat memenuhi lingkungan sekolah, menciptakan atmosfer yang religius dan penuh ketenangan.

Hadir sebagai narasumber utama, Drs. KH. Zainur Rozikin, MM., M.Pd., memberikan pemaparan yang sangat relevan dengan kondisi remaja saat ini.
Beliau menekankan bahwa tantangan terbesar di era digital adalah menjaga lisan dan jari dalam berinteraksi di media sosial.
“Digitalisasi adalah alat, namun akhlak adalah kemudinya. Tanpa akhlak yang baik, teknologi justru bisa menjerumuskan kita,” pungkas KH. Zainur Rozikin di hadapan para siswa yang menyimak dengan antusias.
Selain itu, Ustadz Zainurozikin menjelaskan tentang keistimewaan 5 sholat jamaah.

Disampaikan bahwa keistimewaan orang yang selalu melaksanakan sholat jamaah adalah haram hidup miskin diatas dunia, bebas siksa kubur, menerima rapor/pahala dari tangan kanan, kemudahan berjalan diatas jembatan sirotul mustaqim, dan dimasukan surga Allah tanpa hisab tanpa diadzab.
Kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini ditutup dengan doa bersama, memohon agar seluruh keluarga besar SMPN 3 Malang senantiasa diberikan kekuatan untuk meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik di dunia nyata maupun dunia digital. (Meiyantika)

Barokallah