Doa Bersama, “Bonding” Orang Tua dan Siswa Sebagai Penguat Mental Jelang TKA

Pada hari Kamis (2/4) telah dilaksanakan doa bersama jelang TKA di Bumi Bintaraloka. Kegiatan yang  diikuti oleh seluruh siswa kelas sembilan dengan didampingi  orang tua dan wali kelas ini dilaksanakan mulai pukul 13.00 di aula dan masjid sekolah.

Sebagaimana diketahui siswa kelas 9 akan menghadapi ujian TKA mulai hari Senin (6/4) hingga Kamis(9/4). Berbagai persiapan dilakukan untuk menghadapi TKA, termasuk di dalamnya pemberian tambahan materi juga persiapan mental dan spiritual.

Istighosah bersama, dokumentasi pribadi

Persiapan secara mental spiritual dilakukan secara intens pada siswa sejak hari Selasa (2/4) berupa pelaksanaan istighotsah bersama dan motivasi dari Bapak Kepala Sekolah di siang harinya.

Pengarahan Bapak Kepala Sekolah di acara doa bersama, dokumentasi Bintaraloka

Suasana teduh sekaligus haru benar-benar sangat terasa dalam doa bersama hari itu. Lantunan istighotsah dibacakan dengan dipandu guru yang bertugas.

Mengapa kegiatan doa jelang ujian harus melibatkan orang tua?

Menghadapi TKA yang menyerupai Ujian Nasional ini tentunya merupakan hal yang baru bagi siswa. Sejak tahun 2018 ujian semacam ini tidak pernah ada. Karenanya perlu adanya ‘bonding’ dari orang tua dan siswa untuk memperkuat mental spiritual siswa agar mereka siap untuk menghadapi ujian.

Semoga dengan doa bersama ini siswa diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalani TKA dan bisa mendapatkan hasil yang membanggakan.

Bonding siswa dengan orang tua adalah pereda stress alami, karena siswa bisa berterus terang tentang kondisi dirinya pada orang tua dan sebaliknya orang tua bisa memahami kondisi anaknya yang perlu penguatan.

Sebagian peserta doa bersama, dokumentasi Bintaraloka

Dengan bonding yang baik, siswa tidak akan segan untuk berterus terang tentang kondisinya. Seperti, ” Ma, aku masih capek, aku istirahat sebentar ya, habis itu belajar lagi..” 

Ya, pada prinsipnya bonding yang baik membuat siswa punya “rumah aman” untuk kembali saat lelah, dan berjuang kembali setelah mendapat penguatan.

Akhirnya semoga dengan doa bersama ini siswa diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalani TKA dan bisa mendapatkan hasil yang membanggakan.

3 thoughts on “Doa Bersama, “Bonding” Orang Tua dan Siswa Sebagai Penguat Mental Jelang TKA”

Leave a Reply to TEGUH EDY P Cancel Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *