
MALANG – Suasana di lingkungan SMPN 3 Malang tampak berbeda sejak Senin, 2 Februari 2026. Halaman sekolah dan lorong-lorong kelas yang biasanya tenang, kini berubah menjadi riuh dan penuh warna.

Ratusan siswa kelas 9 secara resmi memulai rangkaian Ujian Praktek, sebuah tahapan penting sebelum mereka menyelesaikan masa studi di jenjang sekolah menengah pertama.
Sejak pagi hari, para siswa sudah bersiap di depan ruang ujian masing-masing. Ada yang sibuk menghafal teks, melakukan pemanasan fisik, hingga menata kostum dan peralatan praktikum.

Wajah-wajah tegang namun antusias terlihat saat mereka menunggu giliran untuk menunjukkan hasil belajar mereka selama tiga tahun terakhir.
Ujian praktek tahun ini mencakup berbagai disiplin ilmu yang menantang kreativitas dan ketangkasan siswa.

Berikut adalah rincian kegiatan ujian per mata pelajaran:
Agama: Fokus pada aspek spiritual melalui ujian mengaji dan tata cara sholat jenazah.
IPA: Menguji logika dan ketelitian melalui praktikum Fisika (ayunan bandul) serta Biologi (uji larutan asam, basa, dan netral).
Matematika: menggunakan konsep SPLDV untuk menyelesaikan masalah sehari-hari
Pendidikan Pancasila: Melatih keberanian berbicara di depan umum melalui orasi bertema “Kebebasan Berpendapat”.

Informatika: Menyesuaikan dengan tren masa kini, siswa ditantang mengedit video kreatif bertema “A Day in My Life”.
IPS: Melestarikan budaya lokal melalui presentasi mendalam tentang Topeng Malangan.

Kemeriahan semakin terasa saat memasuki area ujian seni dan bahasa. Suasana riuh terdengar dari ruang Seni Budaya (SBD) di mana para siswa membentuk band dan membawakan lagu-lagu bergenre pop, jazz, rock, hingga dangdut dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Sementara itu, di sisi lain sekolah, kemampuan literasi dan peran siswa diuji melalui dialog interaktif topeng Malangan (Bahasa Inggris), deklamasi puisi yang penuh penghayatan (Bahasa Indonesia), pementasan drama, baik konsep modern maupun tradisional (Bahasa Daerah) dan ketangkasan fisik dalam cabang olahraga voli dan basket (PJOK).


Sebagai informasi, untuk mata pelajaran Bimbingan Konseling (BK), tidak dilaksanakan ujian praktek sehingga siswa bisa lebih fokus pada persiapan mental di mapel lainnya.
Ujian praktek ini bukan sekadar mengejar nilai, tapi tentang bagaimana siswa mampu mengaplikasikan ilmu dalam kehidupan nyata dan mengasah kepercayaan diri mereka.


Akhirnya, tetap semangat untuk seluruh siswa kelas 9 SMP Negeri 3 Malang, tunjukkan kemampuan terbaik kalian! (Meiyantika)
