Tanggal 31 Maret 2026 adalah momen yang sangat berharga dalam perjalanan Ibu Diah Ayu Ratnasari sebagai seorang pendidik. Ya, pada hari itu, Bu Diah menerima penghargaan sebagai juara Best IFP Utilization dalam lomba pembelajaran interaktif yang diselenggarakan oleh SMPN 24 Malang dalam rangka peringatan HUT ke-20.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bapak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota malang Bapak Suwarjana, SE., MM bersama Wakil DPR Bapak Danny Agung Prasetyo S.A.P, dengan disaksikan oleh kepala sekolah, rekan guru, dan para undangan.
Lomba ini diikuti oleh sekitar 80 peserta dari seluruh sekolah di Kota Malang. Setiap sekolah mengirimkan satu guru sebagai perwakilan dari MGMP masing-masing, sehingga kompetisi berlangsung ketat dengan berbagai inovasi pembelajaran yang ditampilkan.

Diungkapkan oleh Ibu Diah, bahwa sebagai guru Informatika, ia sering mengajarkan materi yang sering dianggap cukup teknis, seperti komponen komputer. Dalam praktiknya, sering diperoleh kondisi kelas yang kurang aktif, siswa melamun, kurang fokus, dan belum terlibat secara optimal. Hal ini mendorongnya untuk mencari cara agar pembelajaran menjadi lebih bermakna.
Dengan memanfaat Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran interaktif, Bj Diah melakukan pembelajaran melalui berbagai aktivitas seperti kuis, permainan edukatif, dan materi dengan tampilan visual yang menarik.

Setelah dipraktikkan beberapa kali dirasakan suasana kelas mulai berubah. Siswa menjadi lebih aktif, berani mencoba, dan terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Kelas yang sebelumnya pasif perlahan menjadi lebih hidup dan menyenangkan.
Keberhasilan Bu Diah meraih juara menjadi bukti bahwa inovasi sederhana di kelas dapat memberikan dampak nyata. Lebih dari itu, pengalaman ini menguatkan keyakinannya bahwa pembelajaran yang baik bukan hanya tentang menyampaikan materi, tetapi tentang menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa.
Perubahan besar dalam pendidikan sering kali dimulai dari langkah kecil di dalam kelas.
Harapannya semoga pengalaman ini dapat menjadi inspirasi bagi para guru untuk terus berinovasi dan berani mencoba hal baru. Karena perubahan besar dalam pendidikan sering kali dimulai dari langkah kecil di dalam kelas.


Keren luar biasa.mari terus dioptimalkan pemanfaatan IFP untuk pembelajaran .Selamat untuk B Dyah.